Sawahlunto Targetkan Angka Kemiskinan Dikisaran 1 Persen

Ekonomi | 26 Maret 2019
Musrenbang 2020

SAWAHLUNTO – Ekonomi kerakyatan, ketersediaan lapangan kerja, dan peluang usaha, menjadi tiga poin penting yang ditargetkan Pemerintah Kota Sawahlunto, dalam upaya menekan angka penduduk miskin, di kota seluas 279,5 kilometer persegi tersebut.

Jika saat ini angka penduduk miskin di Kota Sawahlunto mencapai 2,39 persen, 2020 mendatang, angka persentase kemiskinan di Sawahlunto ditargetkan turun ke kisaran 1 persen.

“Pemerintah mentargetkan 2020 mendatang target angka kemiskinan di kota ini berada dikisaran 1 persen,” ungkap Wakil Walikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti, ketika membuka Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sawahlunto 2020, Selasa (26/3/2019).

Zohirin Sayuti mengatakan, upaya mencapai angka kemiskinan dikisaran 1 persen itu, berkaitan erat dengan perbaikan ekonomi masyarakat. Untuk itu, pemerintah berupaya memacu peningkatan ekonomi kerakyatan, menyediaan lapangan kerja, serta mendorong bertumbuhnya peluang usaha.

Ketiganya, tentu akan sangat mempengaruhi ekonomi masyarakat Sawahlunto. Jika ketiga poin penting itu bisa dipacu, tentu dengan mudah dapat mewujudkan penurunan angka kemiskinan hingga di kisaran 1 persen.

Lima tahun lalu, 2013 Sawahlunto berada di posisi ketiga dengan penduduk miskin terendah nasional, dengan angka 2,28 persen. 2017, angka penduduk miskin Sawahlunto turun ke posisi 2,01 persen.

Terakhir di 2019, angka kemiskinan di kota bekas tambang batubara terbaik dan tertua di Indonesia ini, angka kemiskinan naik ke posisi 2,39 persen.

Terlepas dari indikator penghitungan yang digunakan Badan Pusat Statistik (BPS), Pemeirntah Sawahlunto akan terus berupaya untuk menjadikan angka kemiskinan penduduk seminimal mungkin.

Selain dari ketiga poin penting tadi, Pemerintah Sawahlunto juga fokus untuk mengembangkan sektor pariwisata, jika belum bisa menghadirkan objek wisata baru, setidaknya akan dilakukan pembenahan terhadap objek yang telah ada.(dil)