Salman Alfarisi Jemput Perak ke Abu Dhabi

News | 25 April 2019
Salman Alfarisi

SAWAHLUNTO - Rasanya jika dilakukan secara pribadi, mungkin bagi seorang Salman Alfarisi, siswa Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) Kota Sawahlunto itu, untuk melintasi jarak ribuan kilometer dengan delapan jam lebih perjalanan, dari Indonesia ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, akan sangat sulit.

Tetapi itulah kuasa Sang Pencipta, Allah SWT, melalui ajang Special Olimpycs World Summer Games (SOWSG) 2019, Salman tampil sebagai salah satu atlet dalam tim basket Special Olimpycs Indonesia (SOIna) dan menapakan kakinya di Uni Emirat Arab.

Meski jarang berlatih dan bermain basket, ternyata Salman memiliki potensi dan kemampuan, serta lolos dalam seleksi untuk mewakili Indonesia di cabang basket, SOWSG 2019, di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Keikutsertaan Salman yang dalam pertandingan berposisi sebagai center guard, sangat membantu mendukung kekuatan tim Indonesia menghantam lawan - lawannya sehingga lolos ke parta final dan membawa pulang medali perak.

Prestasi ini boleh dikatakan sangat luar biasa, sebab semula mungkin tak ada yang menyangka, Salman dengan keterbatasan mental akan bisa bertanding mewakili Indonesia melawan negara - negara lain di Asia. 

Salman mengungkapkan, kesempatan mengikuti ajang SOWSG 2019, di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dirinya bisa menginjakan kaki dan menikmati udara segar, di kota metropolis cosmopolitan.

Hampir dua pekan, Salman Alfarisi berjuang menjadi bagian dari tim basket Indonesia SOIna, yang berlangsung 08 sampai 21 Maret 2019. “Alhamdulillah, saya tidak menyangka akan bisa ke Abu Dhabi, sangat tidak percaya,” ungkapnya.

Salman sendiri mengaku tidak pernah latihan sebelumnya. Namun begitu terpanggil untuk mewakili Indonesia, Salman sangat serius mengikuti pemusatan pelatihan di Jakarta, yang digelar selama dua pekan itu. 

Berbekal pemusatan latihan itu, Salman pun dengan sangat percaya diri menjadi bagian dari tim basket Indonesia SOIna, dengan memegang posisi center guard. Kegigihan, semangat dan kerja sama tim membuahkan hasil.

Meski tidak hasil tertinggi, tim basket SOIna, mampu membuat bangga mempersembahkan medali perak bagi Indonesia. Salman yang menjadi satu-satunya atlet basket asal Sumatera Barat, mengaku sangat bahagia atas prestasi yang bisa diraih.

“Saya tidak menyangka akan bisa mengharumkan nama Indonesia dalam ajang yang diikuti 190 negara di dunia. Mudah-mudahan ke depan, akan ada yang lebih baik lagi yang dapat saya perbuat,” ungkapnya.

Mengapresiasi prestasi Salman tersebut, Pemerintah Sawahlunto memberikan hadiah sebesar Rp10 juta, yang diserahkan pada apel gabungan Pemko Sawahlunto di Lapangan Ombilin, awal pekan ketiga April lalu. 

Sebelum itu, Walikota Deri Asta yang mengundang Salman ke Balaikota, dan menyampaikan apresiasi serta terimakasih dari pemerintah dan masyarakat Sawahlunnto atas perjuangan, putra Nagari Kubang itu, membela tim Indonesia di ajang internasional tersebut. 

"Pemerintah sangat mengapresiasi dan berterima kasih pada Salman, yang membuktikan bahwa dalam keterbatasan sekalipun, tidak menutup peluang untuk bisa berprestasi, mengharumkan nama bangsa di pentas internasional," puji Bapak tiga anak itu. 

Menurut Deri Asta, prestasi Salman juga turut mengharumkan nama Kota Sawahlunto. Yang paling membanggakan, prestasi itu juga menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda lainnya di Sawahlunto untuk berpacu dalam hal - hal positif menciptakan prestasi. 

"Salman ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita, bagi anak-anak muda lainnya untuk juga berprestasi, melakukan hal-hal positif yang bermanfaat, juga mengharumkan nama bangsa," tambahnya.(rel)