PTBA Berkomitmen Terus Bangun Sawahlunto

News | 10 Juli 2019
Dirut PT Bukit Asam

SAWAHLUNTO - Beroperasi atau tidak, PT Bukit Asam Tbk terus memberikan kontribusi bagi Kota Sawahlunto. Tanggung jawab sosial perusahaan tambang batubara tertua di Indonesia itu tetap ditunjukan, mulai dari penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR), hingga menjadikan peninggalan Tambang Batubara Ombilin dari Sawahlunto atau Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto menjadi warisan dunia, UNESCO. 

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arviyan Arifin mengatakan, di tengah tambang batubara ombilin tidak berproduksi, Bukit Asam terus berperan mengikuti dan memberikan kontribusi terhadap gerak pembangunan Kota Sawahlunto.

“Ketika Sawahlunto dan masyarakatnya memilih menjadi kota wisata tambang, PT Bukit Asam melalui Unit Penambangan Ombilin mengikuti ritme itu,” ungkap Arviyan Arifin, ketika peresmian pompa air tenaga surya, di Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto, Senin (8/7/2019). 

Kontribusi itu lanjutnya, berupa menjadikan aset pertambangan di pertambangan Ombilin sebagai penunjang pariwisata hingga ditetapkan menjadi Warisan Dunia UNESCO. Termasuk digunakannya lubang tambang batubara bawah tanah di kawasa Sawahluwung sebagai sarana pendidikan.

“Kawasan Sawahluwung kerap dikunjungi mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, menjadi sarana belajar  proses penambangan batubara bawah tanah bagi perguruan tinggi di Indonesia,” katanya.

Tidak hanya sampai di situ, PT Bukit Asam memberikan dukungan dengan membuka Museum Tambang Batubara Ombilin, yang berdiri berdampingan dengan Kantor PT Bukit Asam Unit Penambangan Ombilin. 

Jauh sebelumnya, dorongan itu juga sudah mulai diberikan Bukit Asam dengan menjadikan lahan bekas tambang permukaan batubara Ombilin, menjadi destinasi wisata. Sebut saja Kebun Binatang Kandi, Danau, arena pacuan kuda, arena road race, serta fasilitas umum.

“Bukit Asam sudah berkomitmen sejak dulu, dan tidak pernah terlintas bagi Bukit Asam untuk membiarkan Sawahlunto menjadi kota mati,” katanya.

Di sisi lain, melalui penyaluran program CSR yang dimiliki, PT Bukit Asam juga memberikan perhatian, baik dari sisi pendidikan, ekonomi produktif, serta pembangunan adat dan budaya masyarakat di kota seluas 279,5 kilometer persegi itu.(del)