PTBA Bantu Petani Talawi Pompa Air Tenaga Surya

Ekonomi | 09 Juli 2019
Bantuan Pompa Air

SAWAHLUNTO - Setidaknya 50 hektar sawah tadah hujan di Kecamatan Talawi Sawahlunto, kini memiliki kesempatan untuk bercocok tanam tiga kali dalam setahun.

Kesempatan itu tidak terlepas dari bantuan pompa air tenaga surya yang dibangun PT Bukit Asam melalui program peduli lingkungan,  yang dilaksanakan sejak Maret 2018 lalu.

Puluhan hektar lahan persawahan itu, tersebar pada tiga desa yakni, Talawi Mudik, Talawi Hilir, dan Desa Bukit Gadang yang menjadi penerima manfaat.

"Kami mendengar areal persawahan di Talawi ini membutuhkan irigasi, sehingga kami memberikan bantuan pompa air bertenaga surya," ungkap Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arviyan Arifin, ketika peresmian mesin pompa tenag surya tersebut, Senin (8/7/2019).

Kawasan persawahan seluas 50 hektar itu, berjarak 880 meter dari aliran sungai, kini ditopang pompa air dengan tenaga surya. Harapannya, kawasan pertanian itu bisa lebih maksimal terkelola dan tertanami.

Jika biasanya hanya sekali dalam setahun, areal persawahan itu kini bisa dikelola dan ditanami hingga tiga kali dalam setahun.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno di sela peresmian mengatakan, meski PT Bukit Asam tidak beroperasi, namun tetap berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat Sawahlunto.

Untuk itu, Gubernu Sumbar dua periode itu mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan bantuan pompa air tenaga surya yang diberikan PT Bukit Asam dengan maksimal.

Sementara itu, Wakil Walikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti mengapresiasi bantuan yang diberikan PT Bukit Asam. Bagi Zohirin, bantuan itu sangat membantu Sawahlunto dalam meningkatkan produksi padi.

Zohirin memaparkan, kota yang tersebar pada 27 desa dan 10 kelurahan itu, memiliki 1.680 hektar sawah, dimana 918 hektar diantaranya sistem tadah hujan.

"Bantuan yang diberikan PT Bukit Asam ini tentu mengurangi jumlah sawah tadah hujan. Petani penerima manfaat juga mendapatkan kesempatan meningkatkan produksi hasil pertanian hingga tiga kali lipat," ujarnya.

Kepala Desa Talawi Hilir, Ferdian Irwan mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas bantuan pompa dari perusahaan tambang batu bara tertua di Indonesia itu.

Setidaknya, menurut Ferdian Irwan, terdapat empat kelompok tani sebagai penerima manfaat.

Mulai dari kelompok tani Tanah Sirah, Lurah Beringin, Gabak Diulu, dan Sawah Lurah.

Bagi kepala desa muda itu, bantuan yanh diberikan akan berdampak pada peningkatan ekonomi petani setempat.

"Ke depan, petani bisa mengembangkan diri, dengan pola tanam padi, palawija, dan padi secara berseling tiga kali dalam setahun. Kalau hanya tadah hujan, bisa menanam satu kali setahun saja, sudah sangat alhamdulillah," tambahnya.(del)