Polsek Linggo Sari Baganti Bubarkan Pesta Resepsi

News | 02 April 2020
Bubarkan pesta resepsi

PESISIR SELATAN – Polsek Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan harus mengambil tindakan tegas, membubarkan resepsi pernikahan yang digelar salah satu keluarga, di Kampung Bukit Putus Dalam, Nagari Lagan Hilir Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti.

Wabah virus corona atau Covid-19 kian merebak di sejumlah daerah di Indonesia, hal tersebut menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian untuk memutus mata rantai di wilayah hukum masing-masing.

Untuk menghindari penyebaran virus tersebut meluas, polisi mengambil langkah tegas dengan membubarkan setiap kegiatan yang bersifat melibatkan kerumunan massa.

Jajaran Polsek Linggo Sari Baganti bersama camat, wali nagari, didampingi sejumlah anggota dan staff membubarkan acara resepsi pernikahan yang digelar keluarga Edi Jawa tersebut. Tindakan tersebut bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polsek setempat.

"Mengingat acara ini tidak mengantongi izin dari kepolisian Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan ini saya imbau, saya ingatkan, demi undang-undang, demi undang-undang, saya perintahkan acara ini bubar,” ungkap Kapolsek Linggo Sari Baganti, Iptu Hardi Yasmar, pada video yang tersebar di sejumlah grup WhatsApp itu.

Menurutnya, kedua pengantin yang menggelar resepsi pernikahan tersebut merupakan perantau yang baru datang dari Batam. Sebelumnya sudah diingatkan Walinagari dan Babinkamtibmas agar tidak melaksanakan kegiatan tersebut, namun tidak diindahkan.

"Langkah tegas ini sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona di daerah setempat. Makanya kami bubarkan," katanya.

Ia menyebutkan, selain memberikan edukasi kepada keluarga pengantin, para tamu yang datang saat itu juga diminta untuk segera membubarkan diri secara sadar.

"Kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa ini, sudah ada larangannya dari pemerintah dan Kapolri. Hal itu sudah di atur undang-undang. Bahkan, kami diperintahkan untuk tidak mengeluarkan setiap izin keramaian," ucapnya.

Sementara di lapangan, meski imbauan kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah sudah sering dilakukan pemerintah dan aparat kepolisian, namun masih banyak warga yang tidak mengindahkan imbauan tersebut.

Hal tersebut terbukti dengan masih banyaknya masyarakat yang menggelar acara resepsi pernikahan disejumlah tempat, termasuk nongkrong di warung, meski wabah virus corona sedang merebak di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Pesisir Selatan.

"Kami juga berharap agar masyarakat menyadari kondisi yang terjadi saat ini. Apalagi Pessel termasuk daerah yang terjangkit wabah Corona. Hingga kini diketahui pasien yang positif 2 orang dan di rawat di RSUP M.Djamil Padang," tuturnya.(ok)

Editor : Fadhly Piliang