Penting, Pemkab Ajak Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan

News | 08 Mei 2019
Bantuan

LIMAPULUH KOTA - Partisipasi masyarakat merupakan salah satu elemen penting dan mutlak dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Tanpa keterlibatan masyarakat, pemerintah dikhawatirkan tidak akan dapat mewujudkan pembangunan secara optimal.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Ketua Tim 3 Safari Ramadhan Kabupaten Limapuluh Kota yang diwakili Kepala Dinas Sosial Harmen, SH di Masjid Jami’ Jorong Menara Agung Kenagarian Batu Hampar Kecamatan Kabiluru, Rabu (8/5/2019) malam.

“Keberhasilan pelaksanaan pembangunan bukan hanya ditentukan oleh peranan pemerintah, namun juga peran aktif masyarakat. Karenanya, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota senantiasa mengajak kepedulian dan sumbangsih masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah ini,” ungkap Harmen sembari menekankan keterlibatan masyarakat merupakan kunci penting dalam pembangunan.

Tidak hanya mengharapkan keikutsertaan masyarakat dalam menjaga dan memelihara pembangunan yang sudah ada, Harmen juga mengajak masyarakat memberikan sumbangan pemikiran dan ikut menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Dikatakan, salahsatu kontribusi masyarakat baru-baru ini adalah dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) presiden dan legislatif. Berkat partisipasi berbagai elemen masyarakat, pelaksanaan pesta demokrasi secara serentak di daerah ini berlangsung yang aman, nyaman dan lancar.

“Kita sangat berterimakasih atas partisipasi aktif masyarakat dalam Pemilu tanggal 17 April 2019 lalu. Sebab, pesta demokrasi serentak itu telah berjalan secara aman, nyaman dan lancar dengan tingkat partisipasi pemilih yang cukup tinggi,” tutur Harmen.

Lebih lanjut Harmen mengatakan, kehadiran tim safari Ramadhan ke masjid-masjid dalam rangka silaturahmi buat mempererat ukuwah Islamiyah dan mendekatkan pemerintah daerah dengan masyarakat.

Dalam kunjungan safari Ramadhan itu rombongan menyerahkan bantuan dana bagi Masjid Jami’ sebesar Rp15 juta. Pengurus masjid mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan dana tersebut. Sebab, saat ini masjid tengah membangun bak penampung air yang membutuhkan biaya besar.

“Kami sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini. Sebab, saat ini kami benar-benar butuh tambahan dana buat menyelesaikan pembangunan bak penampung air yang diperkirakan  akan menelan biaya hingga Rp120 juta,” tutur salah seorang pengurus masjid H. Jasni Amir.

Pada kesempatan itu Jasni juga menyampaikan harapannya agar Pemkab Limapuluh Kota kembali merealisir bantuan honor bagi guru mengaji dan garin masjid seperti tahun sebelumnya.(gun)