Pengundian Nomor Urut Pilwana Palaluar Bak Serasa Pilpres

Politik | 06 Agustus 2019
Pilwanag

SIJUNJUNG - Pengundian dan penetapan nomor urut Pemilihan Wali Nagari Palaluar, dilaksanakan di Aula Kantor Wali Nagari Palaluar, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, Selasa (6/8/2019)

Dari 40 nagari yang ikut pemilihan wali nagari serentak di Kabupaten Sijunjung, hanya Nagari Palaluar yang sangat meniru pengundiannya dengan pengambilan nomor urut paslon pada Pilpres lalu.

Panitia Pelaksana Pemilihan Wali Nagari (PPWN) Nagari Palaluar, Gusri Wermen yang juga menjabat sebagai Kasi Pemerintahan, menjelaskan bahwa prosesi dalam pengambilan nomor urut calon Wali Nagari Palaluar memang disamakan atau pihak PPWN mengambil contoh dengan cara yang dilakukan KPU RI.

“Dalam prosesi atau tata cara pengambilan nomor urut kami samakan atau mencontoh kepada prosesi saat pengambilan nomor urut pada Pilpres lalu. Sebab ini sangat ideal dan juga transparan untuk tahapan ini. Serasa ini lebih baik kami tiru," ujarnya

Gusripun mengkronologiskan cara prosesi pengambilan nomor urut tersebut. Pertama para calon akan mengambil nomor yang didapatkan dari toples kaca bening, yang dipenuhi serpihan kabus kabus putih yang di dalamnya ada lima bola pimpong, di dalam bola tersebut telah berisi kertas yang bertuliskan angka satu sampai lima.

"Saat pengambilan nomor urut, prosesi ini sangat ideal dan lebih menarik untuk ditiru. Karena terjaga transparan dan jauh dari kecurigaan, sebab apa yang diambil di dalam toples bening dapat dilihat," ujar Gusri Wermen.

Selain itu, saat mendapatkan bola para peserta juga tidak bisa membukanya sebelum diperintahkan panitia untuk membuka saat seluruh peserta telah mengabil bola yang ada di toplea tersebut.

Dalam tahapan ini dihadiri Camat Koto VII Aprisal, SE. MM, Ketua BPN NYD. Sampono Ameh dan Wali Nagari Palaluar, Himzar Kali Majo Dindo serta 5 Orang Calon Wali Nagari Palaluar 

Camat Koto VII Aprisal SE, MM menyampaikan bahwa pemilihan nagari adalah pemilihan seorang pemimpin maka berikan contoh yang baik, sejogjanya para peserta untuk taat dan patuh pada aturan yang telah ditetapkan dan dipedomani dan dijalankan sesuai dengan tahapannya.

"Kepada seluruh bakal calon Wali Nagari Palaluar untuk selalu menjaga ketertiban bersama dan jangan terjadi perpecahan,  jadikan wahana pilwana untuk menjunjung demokrasi dalam memilih pemimpin bak pepatah urang tuo ‘Biduk lalu Kiambang atawuik’,” pungkasnya.

Setelah dilaksanakan pencabutan lot nomor urut, maka ditetapkan sesuai pencabutan nomor urut pertama Ebid Diana Putra, kedua Rusli, ketiga Naswirman, keempat Umar Yulis, dan terakhir Khaides Nofrizal.

Setelah penetapan setiap calon mengabadikan dengan foto saat mebampilkan kertas nomor yang disediakan panitia. Setelah itu berfoto bersama dengan seluruh stakholder yang ada.(fadhlur)