X

Sawahlunto Akan Bangun Islamic Center

News | 29 Oktober 2018
Islamic Center (Ilustrasi)

SARINGAN - Anggarkan dana untuk perencanaan sebesar setengah miliar rupiah, Pemerintah Sawahlunto akan bangun islamic center. Tidak hanya sebagai pusat keagamaan atau peribadahan, namun juga dapat dijadikan sebagai tujuan wisata.

Walikota Sawahlunto, Deri Asta dalam Sosialisasi Rancangan APBD 2019 Sawahlunto mengungkapkan, pemerintahannya tengah mempersiapkan rencana pembangunan islamic center.

“Islamic center memiliki daya tarik tersendiri. Tidak hanya sebagai pusat keagamaan, namun juga menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung. Jadi begitu banyak manfaat yang didapatkan dengan membangun islamic center,” ujar Deri Asta.

Walikota muda kelahiran 13 Oktober 1973 itu mencontohkan, mesjid di Pasir Pangaraian di Provinsi Riau, yang menjadi tujuan begitu banyak orang untuk datang dan berkunjung, menyedot perhatian khususnya umat islam.

Menurut Deri Asta, pembangunan islamic center akan dilaksanakan dalam beberapa tahun ke depan akan rampung dan dapat dimanfaatkan warga masyarakat. Tentunya, kehadiran islamic center juga akan menjadi salah satu ikon baru bagi Sawahlunto ke depan.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sawahlunto, Tri Darma Satria mengatakan, anggaran perencanaan islamic center dimasukan dalam Rancangan APBD 2019.

“Jika disetujui, maka perencanaan yang akan melibatkan konsultan atau pihak ketiga akan dilaksanakan tahun 2019 mendatang. Berikutnya akan ditindaklanjuti dengan pembangunan fisik selama 3 tahun,” ujar Tri Darma Satria kepada kabarita.co, Senin (29/10)

Pria yang akrab disapa Adek itu mengungkapkan, untuk melakukan perencanaan atau Detail Engineering Design (DED), Pemerintah Sawahlunto akan melelang kegiatan itu, dengan melibatkan konsultan.

Perencanaan sendiri, akan berlangsung selama satu tahun, termasuk di dalamnya penentuan lokasi yang akan dijadikan kawasan islamic center. Selanjutnya, pengerjaan fisik akan dimulai 2020, dengan masa pembangunan selama 3 tahun.

Kepala Desa Kubang Utara Sikabu, Hendri dalam forum sosialisasi Rancangan APBD 2019 mengungkapkan keinginannya, agar pembangunan islamic center dilaksanakan di kawasan Luak Badai, dengan memanfaatkan lahan yang sudah milik Pemerintah Sawahlunto sendiri.

“Kami ingin pembangunan islamic center dilakukan di Luak Badai, dengan memanfaatkan lahan milik pemerintah, yang sebelumnya direncanakan untuk pembangunan kawasan SMA Negeri 1 Sawahlunto,” ujar Hendri.(dil)