KPU Sawahlunto Sasar Pemilih Pemula di 9 SLTA Sederajat

Politik | 05 November 2018
Sosialisasi Pemilih Pemula di MAS Lunto

LUNTO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto mulai masuk ke sekolah. Sedikitnya 9 Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat menjadi sasaran KPU ‘Kota Arang’, dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih melalui pemilih pemula.

“Awal pekan ini, KPU Sawahlunto mulai sosialisasi pendidikan pemilih dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih. Sasarannya 9 sekolah menengah atas,” terang Koordinator Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sawahlunto, Desy Fardila, ketika sosialisasi Pemilu 2019 di MAS Lunto, Senin (5/11).

Dalam pelaksanaannya, ujar Desy Fardila didampingi Kasubag Teknis KPU Sawahlunto, Juni Lesmita Devi, KPU mensosialisasikan informasi tentang pentingnya masyarakat menggunakan haknya dalam Pemilu.

Artinya, ujar Ibu dua anak itu, masyarakat digugah untuk peduli akan hak pilih mereka. Sehingga masyarakat bersama keluarganya mau mendaftarkan diri sebagai pemilih. Dari data yang dimiliki KPU, lulusan pascasarjana Universitas Negeri Padang itu, terdapat 916 pemilih pemula, 629 diantaranya belum melakukan perekaman data. Tentu saja, sosialisasi yang dilakukan juga menghimbau masyarakat untuk melakukan perekaman data.

Yang tidak kalah pentingnya, pemilih pemula juga diberikan informasi terhadap surat suara dalam pemilihan serentak itu, serta mengenali surat suara. Untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, lanjut Desy Fardila, surat suara berwarna abu-abu, kuning untuk DPR-RI, warna merah untuk DPD-RI, dan warna biru untuk DPRD provinsi, serta warna hijau untuk DPRD kota.

Sosialisasi yang digelar KPU Sawahlunto, tidak hanya menyasar kaum muda, namun juga menyasar segmen perempuan, segmen pendidikan pemilih disabilitas. Untuk mendukung itu, juga akan dilakukan kursus kepemiluan, serta forum warga berbasis kecamatan.

Dalam pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang, KPU Sawahlunto berusaha mencapai target partisipasi nasional sebesar 77,5 persen. Sebelumnya, dalam target Pilkada 2018 lalu, KPU Sawahlunto bisa mencapai partisipasi pemilih sebesar 77,8 persen atau melampaui target partisipasi pemilih dalam Pilkada yakni 75 persen.

“Harapan kami, tentu saja dengan sosialisasi yang dilakukan dapat menggenjot angka partisipasi dalam Pemilu mendatang. Sebab, semakin tinggi angka partisipasi tentu akan semakin sukses pelaksanaan Pemilu,” tambahnya.(dul)