BUMDes Bermakna Silungkang Tigo Tertimpa Pohon

News | 07 November 2018
BUMDes Bermakna Tertimpa Pohon

SILUNGKANG TIGO - Ditimpa pohon dan material longsor, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Silungkang Tigo Bermakna, Kecamatan Silungkang, Sawahlunto rusak parah.

Akibatnya, sejak akhir pekan lalu, usaha yang bergerak dalam penjualan bibit bunga dan buah itu tidak bisa beroperasi dan dapat melayani pelanggannya.

“Saat peristiwa terjadi, bersama masyarakat kami sudah bergotong royong untuk membersihkan material pohon,” ujar Ridwan, Pengelola BUMDes Bermakna, Silungkang Tigo, kepada kabarita.co, Rabu (7/11).

Namun beberapa material besar, ujar Ridwan, masyarakat tidak bisa melakukan pembersihan, butuh alat yang memadai.  Bagian atap bangunan BUMDes yang berada di ruas Lintas Sumatera itu, kini masih terhimpit pohon.

Sementara itu, juga terdapat sebatang pohon kemiri yang sudah tumbang dan 6 batang pohon lainnya, yang berada di kawasan tebing dengan ketinggian sekitar 10 meter, tidak jauh dari bangunan BUMdes.

Menurut Ridwan, BUMDes mengalami kerugian dari segi fisik dan pemasukan karena tidak bisa beroperasi. Setidaknya diperkirakan kerugian materil mencapai Rp20 juta.

Selain itu, BUMDesjuga mengalami kerugian dari sisi omset yang rata-rata Rp1 juta perhari.

Ridwan mengaku, menjadi pengelola BUMDes Silungkang Tigo Bermakna, menjadi satu-satunya usaha untuk menghidupi keluarganya. “Saya sangat berharap, ada bantuan dari BPBD Kota Sawahlunto untuk memotong kayu yang menimpa BUMDes ini, agar kami bisa beroperasi kembali,” ujarnya lirih.(rel)