Mahen Bertekad Lebih Majukan Kota Padang

News | 12 Juni 2019
Mahyeldi Hendri Septa

PADANG - Pemerintah Kota Padang bertekad meningkatkan lagi kemajuan pembangunan Kota Padang ke depan melalui visi dan misi serta 11 program unggulan (progul) wali kota dan wakil wali kota selama 2019-2024.

"Alhamdulillah semuanya telah kita susun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang tahun 2019-2024. Sekarang masih sedang tahapan penyusunan, penyempurnaan dan dikonsultasikan ke Gubernur hingga ditetapkan dengan Perda nantinya," sebut Walikota Mahyeldi dalam kegiatan diseminasi informasi bersama insan pers di Mahakam Resto, Rabu (12/6/2019).

Di kesempatan itu juga hadir Wakil Wali Kota Hendri Septa dan Kepala Bappeda Medi Iswandi.

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, visi Kota Padang adalah mewujudkan masyarakat Kota Padang yang madani berbasis pendidikan, perdagangan dan pariwisata unggul serta berdaya saing.

Sementara untuk misi ada beberapa diantaranya pertama meningkatkan kualitas pendidikan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang beriman, kreatif, inovatif dan berdaya saing. Kedua mewujudkan Kota Padang yang unggul, aman, bersih, tertib, bersahabat dan menghargai kearifan lokal serta ketiga meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Padang yang inklusif.

"Selanjutnya keempat mewujudkan Kota Padang sebagai pusat perdagangan dan ekonomi kreatif dan kelima meningkatkan kualitas pengelolaan pariwisata yang nyamab dan berkesan. Begitu juga keenam menciptakan masyarakat sadar, peduli dan tangguh bencana. Lalu ketujuh meningkatkan kualitas tatakelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang prima," ulas wako.

Mahyeldi melanjutkan, selain itu pemko juga akan mewujudkan 11 progul Wali Kota Mahyeldi dan Wakil Walikota Hendri (Mahen) yang diusung pada masa kampanye Pilkada 2018 lalu. Diuraikannya, progul pertama yakni melanjutkan betonisasi jalan lingkungan, pengaspalandan pelebaran jalan serta perbaikan drainase dan pengendalian
banjir terpadu.

Kedua meningkatkan efektifitas reformasi birokrasi, budaya kerja aparatur dan pelayanan publik. Ketiga melanjutkan pengembangan pelembagaan wirausaha ke dalam koperasi Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Gunung Padang, pulau-pulau kecil, wilayah timur Kota Padang.

Empat, melanjutkan penyelenggaran pesantren Ramadhan, kegiatan keagamaan, senibudaya dan olahraga yang berkualitas. Lima melanjutkan Penataan angkutanumum dengan pembukaan koridor baru trans Padang serta melakukan manajemendan rekayasa lalu lintas untuk memperlancar pergerakan orang dan barang.

"Keenam adalah membangun 500 ruang kelas Baru untuk SD dan SMP. Ketujuh merevitalisasi sarana prasarana olah raga tingkat RT/RW dan membuat taman kota per kecamatan serta membangun pusat kreatif dan inovasi Pemuda(Youth Centre)," urai wako.

Selanjutnya tambah Mahyeldi, kedelapan adalah meningkatkan dana stimulan kecamatan Rp1 milyar, dan dana kelurahan Rp100 juta, serta meningkatkan dana operasional RT, RW, Guru TPA/MDA dan Imam Mesjid. Kesembilan meningkatkan indeks kemudahan berusaha di Kota Padangdan kesepuluh mendorong penyediaan rumahb bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Terakhir kesebelas yakni membangun Kampung Tematik dalam pengembangan ekonomi lokal masyarakat berdasarkan potensi wilayah. Kita berharap 10 progul ini berjalan sukses dan lancar. Dimana masing-masingnya ada beberapa lanjutan dari progul sebelumnya," tukasnya.(dvd)