Lebaran 1 Syawal, Tanah Datar Nol Kasus

News | 25 Mei 2020
Tanah Datar

TANAH DATAR - Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1441 H ini, Tanah Datar catatkan tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi positif virus Corona.

Jubir Penanganan Covid-19 Tanah Datar Roza Mardiah menyampaikan data Minggu (24/5/2020), masih tetap 10 kasus positif, 3 orang dirawat di rumah sakit rujukan, 6 orang sembuh, 1 orang meninggal dunia sementara ODP 9 orang, PDP 3 orang dan notifikasi 604 orang.

Namun tidak untuk Sumatera Barat, saat umat merayakan hari kemenangan ini, setelah sempat melandai beberapa hari belakangan, hari ini terjadi penambahan 35 orang terinfeksi Covid-19.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumbar Jasman Rizal selaku Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar menyampaikan rilisnya.

“Kami dari tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar kembali menerima laporan dari Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi di bawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, bahwa warga Sumbar terinfeksi covid-19 bertambah 35 (tigapuluh lima) orang. Artinya, sampai saat ini telah 478 orang warga Sumbar terinfeksi Covid-19,” sampai Jasman.

“Dalam hal ini, kembali kita mengapresiasi tim laboratorium yang bekerja tanpa lelah selama 22 jam. Yang paling luar biasanya adalah, mereka telah melakukan pemeriksaan sample sebanyak 1.461 dalam waktu 22 jam. Ini pekerjaan tim yang sangat luar biasa dan merupakan rekor pemeriksaan sample swab terbanyak yang pernah ada di Indonesia., kita juga selalu mengapresiasi tim paramedis yang tanpa kenal lelah siang malam, tidak bertemu keluarga, dengan keikhlasan luar biasa masih tetap bertahan untuk tetap setia merawat dan mengobati pasiennya. Semoga paramedis kita juga diberikan kesehatan dan tetap dalam lindungan Allah SWT,” sampainya lagi.

Dijelaskan dari 35 warga Sumbar positif terinfeksi covid-19 tersebut, sebarannya adalah sebagai berikut, Kota Padang (204 sampel swab), positif 25 orang, Kota Sawahlunto (578 sample swab), positif 2 orang, Kota Payakumbuh (20 sampel swab), positif 6 orang, terdiri dari: warga Payakumbuh 5 orang dan warga Kabupaten 50 Kota 1 orang, Kabupaten 50 Kota 1 orang, Kabupaten Dharmasraya (42 sampel swab), positif 1 orang, Kabupaten Solok (14 sampel Swab), positif 1 orang, Kabupaten Sijunjung, 102 sample, negatif semuanya, Kota Padang Panjang, 41 sampel, negatif semuanya, Kabupaten Padang Pariaman 43 sampel, negatif semuanya, Kota Bukittinggi, 87 sampel, negatif semuanya., Kemenag 48 sampel OTG, negatif semuanya.

Total semuanya 1.179 sample. Sisa 282 sample lagi berasal dari beberapa rumah sakit dan beberapa pusat karantina yang hasilnya negatif.

Sebagai informasi, bahwa rata-rata yang terinfeksi tersebut adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) dan ini sangat berbahaya. Karena orang OTG tidak menyadari kalau dia terinfeksi dan orang lainpun melihat dia sehat-sehat saja. Dengan kondisi seperti itu, tidak ada kecurigaan dan proteksi diri, sehingga sangat memungkinkan penyebaran penularan covid-19 semakin massive dan tidak terkontrol.

Agar jangan terjadi lagi penyebaran penularan, diharapkan kepada maayarakat untuk tetap mematuhi protap penanganan covid-19. Yaitu dengan jaga jarak, pakai masker, hindari kerumunan, rajin cuci tangan, berolahraga dan lain-lain.(hms)

Editor: Fadhly Piliang