X

KPU Sawahlunto Sasar Desa Sosialisasikan Pemilu

Politik | 20 November 2018
Sosialisasi Pemilu 2019

BATU TANJUNG - Setelah usai menggelar kursus pemilu, kini Komisi Pemilihann Umum (KPU) Kota Sawahlunto masuk bergerak melakukan sosialisasi ke desa. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilu menjadi target utama kegiatan.

Setidaknya 100 orang masyarakat Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, mengikuti sosialisasi dan pendidikan pemilih, yang diselenggarakan KPU Kota Sawahlunto bersama Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Batu Tanjung, Selasa (20/11).

Ketua PPS Desa Batu Tanjung, Fransinarta B mengatakan, untuk pemilih di Desa Batu Tanjung yang terdiri dari 4 dusun itu, telah masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Hal itu menurutnya, tidak terlepas dari kesadaran masyarakat.

“Sebagai PPS, kami berharap seluruh masyarakat yang hadir untuk dapat mengajak semua keluarga, menggunakan hak pilih dalam pemilu 17 April 2019 mendatang, datang ke TPS,” ujar Fransinarta didampingi anggota PPS setempat, Deni Minaswita dan Afrinaldi.

Bahkan, menurutnya, pemilih pemula juga sudah terdaftar dalam DPT. Meskipun saat ini dalam proses kepengurusan identitas KTP. Sebab, kerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil juga memberikan dorongan untuk itu.

Sementara itu, Koordinator Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sawahlunto, Desy Fardila kepada kabarita.co, mengatakan sebagai penyelenggara pemilu, KPU terus berupaya mensosialisasikan ke tengah masyarakat.

Mulai dari pentingnya menggunakan hak pilih, hingga sosialisasi lima surat suara yang akan digunakan dalam pemilu 17 April tahun depan. Sehingga, dalam menggunakan hak pilih, masyarakat tidak kesulitan mencari pilihan mereka di surat suara.

Sebelumnya, menurut Desy, KPU Sawahlunto juga menggelar kursus kepemiluan, dengan melibatkan 80 peserta dari 37 desa dan kelurahan dari empat kecamatan. Peserta yang disasar dalam kursus kepemiluan itu masyarakat non kepartaian.

Peserta kursus kepemiluan langsung menjadi mitra KPU dalam mensosialisasikan gerakan ‘Ayo Memilih’, serta menggerakan masyarakat untuk aktif melihat keterdaftaran mereka sebagai pemilih.

Dalam pelaksanaannya, ujar Desy Fardila didampingi Kasubag Teknis KPU Sawahlunto, Juni Lesmita Devi, KPU mensosialisasikan informasi tentang pentingnya masyarakat menggunakan haknya dalam pemilu.

Target akhir KPU, ujar Ibu dua anak itu, masyarakat digugah untuk peduli akan hak pilih mereka. Sehingga masyarakat bersama keluarganya mau mendaftarkan diri sebagai pemilih.

Tentu saja, sosialisasi yang dilakukan juga menghimbau masyarakat untuk melakukan perekaman data. Yang tidak kalah pentingnya, pemilih pemula juga diberikan informasi terhadap surat suara dalam pemilihan serentak itu, serta mengenali surat suara.

Untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, lanjut Desy Fardila, surat suara berwarna abu-abu, kuning untuk DPR-RI, warna merah untuk DPD-RI, dan warna biru untuk DPRD provinsi, serta warna hijau untuk DPRD kota.

Dalam pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang, ujarnya, KPU Sawahlunto berusaha mencapai target partisipasi nasional sebesar 77,5 persen. Sebelumnya, dalam target Pilkada 2018 lalu, KPU Sawahlunto bisa mencapai partisipasi pemilih sebesar 77,8 persen atau melampaui target partisipasi pemilih dalam Pilkada yakni 75 persen.

“Harapan kami, tentu saja dengan sosialisasi yang dilakukan dapat menggenjot angka partisipasi dalam Pemilu mendatang. Sebab, semakin tinggi angka partisipasi tentu akan semakin sukses pelaksanaan Pemilu,” tambahnya.(ril)