Kalaksa BPBD Kota Payakumbuh Positif Corona

News | 25 Mei 2020
Covid19

PAYAKUMBUH – Hari pertama lebaran, ‘Kota Randang’ Kota dikejutkan dengan informasi Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD, yang dinyatakan positif terinfeksi virus Covid 19.

Kalaksa BPBD Payakumbuh dinyatakan positif Covid19 bersama 5 warga lainnya, pada hari pertama lebaran Idul Fitri 1441 H, Minggu (24/5/2020).

Bertambahnya 6 kasus itu, membuat akumulasi warga Kota Payakumbuh yang terpapar corona menjadi 19 orang, dimana 5 orang diantaranya telah sembuh.

Hal itu diungkapkan ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Payakumbuh melalui Kadis Kesehatan dr. Bakhrizal didampingi Kadis Kominfo Jhon Kenedi dalam video conference bersama awak media, Minggu (24/5/2020).

Dokter Bakhrizal mengatakan, semangat kerja sangat luar biasa ditunjukkan Tim Gugus Tugas Kota Payakumbuh. Semua yang positif di tindaklanjuti terlebih dahulu, tracing cepat dilakukan, sehingga kasus ditemukan secepatnya.

Menurutnya, kali ini merupakan laporan terbesar yang pernah diterima kota Payakumbuh, yaitu positif 6 orang setelah hasil swab keluar dari Laboratorium Unand.

“Penyebarannya masih dari klaster yang sama, dari 6 kasus ini ada 3 daerah alamat yang terpapar,” ungkap dr. Bakhrizal.

Warga yang dilaporkan positif corona itu adalah EM (31) perempuan, Warga Lingkungan Muaro, Payakumbuh Utara , kemudian AQ (6), SC (8), S (44), RP (25), keempatnya pada 1 alamat di Padang Tangah Payobadar, Payakumbuh Timur, mereka satu klaster dari pasien positif pertama disana DP (45), karena mereka saling bertetangga.

Lalu yang cukup mengejutkan, ulas dr. Bek, adalah YA, Kalaksa BPBD Payakumbuh yang diketahui positif Covid-19 setelah diambil Swabnya bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota, serta Wakil Bupati Limapuluh Kota, pada Selasa (19/5) lalu.

” Saat ini Kalaksa BPBD diistirahatkan di RSUD Adnaan WD Kota Payakumbuh, dan pasien lainnya diisolasi di BIB Peternakan dan isolasi mandiri,” paparnya.

Tersebab Kalaksa BPBD positif Covid-19, maka ada kemungkinan pejabat yang sama-sama melakukan Swab dengannya kemaren juga di Swab ulang.

” Beliau berdomisili di Tanjung Pati, Limapuluh Kota. Namun catatan kasusnya kita yang ambil karena beliau bekerja di lingkungan Pemko, kita tentu berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar kadis yang akrab disapa Pak Bek itu.(brt1)

Editor: Fadhly Piliang