Jelang Musorkotlub, Kandidat Ketua KONI Mulai Muncul

News | 13 Juni 2019
Persiapan Musorkotlub KONI

SAWAHLUNTO - Kandidat Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sawahlunto mulai bermunculan, dua pekan menjelang Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Luar Biasa. Dua nama mengapung, Hasjhonni, Sy, Ketua Pertina dan Muryanto, Ketua FPTI.

Musorkot Luar Biasa KONI Sawahlunto yang direncanakan akan digelar 26 Juni mendatang itu, disepakati setelah 27 pengurus cabang olahraga menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepengurusan KONI Sawahlunto saat ini.

“Mosi tidak percaya itu tertulis dari 27 pengcab olahraga dan meminta kepada KONI Sawahlunto untuk melaksanakan Musorkot Luar Biasa untuk mengganti ketua dan kepengurusan KONI yang ada,” Aspil, Sekretaris Umum FPTI Sawahlunto kepada kabarita.co, Kamis (13/6/2019).

Menanggapi munculnya nama Ketua FPTI Sawahlunto sebagai kandidat, Aspil menyatakan FPTI mendukung penuh. Bagi FPTI, ujar Aspil, yang sangat penting Musorkot Luar Biasa dapat menumbuhkan rasa kebersaman, dan harapan olahraga Sawahlunto lebih maju lagi ke depan.

Sementara itu, Ketua Pertina Sawahlunto, Hasjhonni, Sy menyatakan siap untuk mengemban amanah, jika semua pengcab olahraga memberikan dukungan. Bagi pria yang kini duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Sawahlunto itu, memajukan olahraga Sawahlunto hanya dapat dilakukan dengan kebersamaan.

“Yang pasti saat ini kita mulai menjalin komunikasi dengan setiap cabang olahraga yang ada, untuk satu kesamaan pandangan,” tambah Hasjhonni, yang sempat terlihat bersama beberapa pengurus cabang olahraga.

Sebelumnya, 27 Pengcab olahragadari 33 Pengcab yang ada, menggelar pertemuan, yang dihadiri langsung Ketua KONI Sumbar, Syaiful. Dalam pertemuan itu, seluruh peserta sepakat KONI Sawahlunto menggelar Musorkot Luar Biasa.

Syaiful menegaskan, pengurus KONi ke depan tidak boleh berasal dari aparatur sipil Negara (ASN), dan KONI Sumbar sendiri akan tetap menerapkan aturan tersebut, sebagai upaya menjaga nama baik organisasi.

Ketua Persaudaraan Bela Diri Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Sawahlunto, JHon Reflita mengatakan, Musorkor Luar Biasa KONI Sawahlunto harus terlaksana. Apapun judulnya, baik KONI maupun pengcab sebagai inisiator, yang penting registrasinya sah.

“Yang penting registrasinya sah. Sehingga ke depan, KONI Sawahlunto dapat mengembangkan seluruh cabang olahraga dengan lebih baik. Baik itu dari segi pembinaan, maupun dalam pengembangan prestasi,” pungkasnya.(rel)