Harga Cabe Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Ekonomi | 10 Juni 2019
Pasar Alai Padang

PADANG – Pasca lebaran 1440 H, harga kebutuhan pokok jenis cabe mengalami kenaikan. Jika sebelumnya Rp60 ribu, kini justru menembus angka Rp100 ribu per kilogram.

Pasokan cabe menjadi penyebab merangkaknya harga cabe di pasaran. Sebab, ketika lebaran arus pasokan cabe mengalami pengurangan.

“Mungkin petani cabe juga ikut istirahat libur lebaran. Sehingga harga cabe di sini nasik menjadi Rp90 ribu per kilogram,” ujar Upik (55), salah seorang pedagang kebutuhan pokok di Pasar Alai, Kota Padang, Senin (10/6/2019).

Sebelum lebaran, menurut Upik, harga cabe masih pada kisaran Rp60 ribu hingga Rp70 ribu di tingkat pengecer. Namun, pasca lebaran karena pasokan kurang, sementara permintaan tetap tinggi, membuat harga di tingkat pedagang besar juga mengalami peningkatan.

Sedikit berbeda dengan Pasar Alai, harga cabe di Pasar Pagi Kota Padang, justru menembus angka Rp100 ribu setiap kilogram.

“Harga dari pedagang besar naik, tentu kami ikut menaikan harga untuk eceran,” ujar Suti (47), pedagang cabe di Pasar Pagi Padang.

Harga cabe, menurutnya, tergantung dengan pasokan dan permintaan. Jika pasokan kurang, sementara permintaan banyak, tentu akan naik.

Linda (44) warga Kota Padang, mengaku harus mengurangi konsumsi cabe. Asalkan ada, tidak perlu banyak-banyak. “Sebab kebutuhan pokok lainnya juga harus dibeli. Tidak hanya cabe,” ujar Linda.(iki)