X

FIB - UI Yakin Sawahlunto Jadi Warisan Dunia Unesco

News | 05 Desember 2018
Pertemuan Bersama Dekan FIB - UI

JAKARTA – Pimpinan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB - UI) meyakini Sawahlunto akan masuk sebagai warisan dunia Unesco. Alasannya, Sawahlunto memiliki sejarah yang sangat dekat dengan Eropa.

Hal itu diungkapkan Dekan Fakultas Ilmu Budaya UI, Dr. Adrianus Laurens Gerung Waworuntu, MA, dalam pertemuannya dengan Walikota Sawahlunto, Deri Asta bersama Wakil Walikota, Zohirin Sayuti, Rabu (5/12).

Pertemuan yang digelar tidak kurang dari satu jam itu, Adrianus menyatakan, keyakinannya itu sangat beralasan. Sebab, Sawahlunto yang sudah dikenal dunia sejak 130 tahun lalu itu, telah berkontribusi besar terhadap perkembangan industri di Negara-negara Eropa.

“Sejarah menceritakan, begitu juga dengan dokumentasi dan peninggalan yang ada menyatakan, Sawahlunto memasok kebutuhan Negara-negara di Eropa, yang turut menjadikan Sawahlunto dengan Eropa memiliki kedekatan,” ujar Adrianus.

Selain itu, Adrianus yang sebelumnya datang dan mempelajari Kota Sawahlunto, melihat adanya tradisi yang lain di kota berbentuk kuali itu. Katanya, ada ‘kolonial’ di Sawahlunto, yang dapat diangkat dalam artian positif.

Walikota Sawahlunto, Deri Asta bersama Wakil Walikota, Zohirin Sayuti mengatakan, tradisi yang dimiliki Sawahlunto, tidak dimiliki daerah lain, sehingga sangat layak untuk dijual sebagai sebuah wisata yang unik dank khas.

Di Sawahlunto lahir budaya yang berasal dari peleburan budaya Makassar, Jawa, Batak, Minang. Salah satunya ditunjukan dengan hadirnya Bahasa Tangsi, yang kemudian ditetap sebagai kekayaan warisan tak benda nasional.

Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumbar, Nurmatias yang turut hadir mengatakan, Sawahlunto juga bias mempertahankan kawasan wisata kota tuanya, dengan tidak memindahkan masyarakat yang ada di dalamnya.(ril)