BDI dan Sijunjung Latih 140 Pengrajin Batik

Ekonomi | 23 November 2019
Pelatihan batik

SIJUNJUNG - Balai Diklat Industri (BDI) Padang bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM (Dagperinkop dan UKM) Kabupaten Sijunjung, kembali melahirkan generasi-generasi baru pengrajin batik.

Sedikitnya, 140 orang generasi baru pengrajin batik dihasilkan dari proses pelatihan yang digelar BDI Padang dan Dinas Dagperinkop dan UKM di Nagari Sumpur Kudus dan Kecamatan Kamang Baru.

"Ada 140 pengrajin batik baru yang mengikuti  pembuatan batik tulis," kata Kepala Dinas Dagperinkop dan UKM Kabupaten Sijunjung, Yulizar di sela penutupan Diklat 3 in 1 di gedung Pancasila Muaro Sijunjung, Sabtu (23/11/2019).

Pelatihan itu diikuti 140 orang dalam dua angkatan.Satu angkatan di Nagari Silantai dengan peserta sebanyak 70 orang.Satu angkatan lainnya di Kecamatan Kamang Baru dengan jumlah  peserta 70 orang.

Mereka mendapatkan pelatihan pencanting selama 20 hari, dimulai 4 November dan berakhir 23 November.

Pada pelatihan ini, sebut dia, BDI Padang dan Dinas Dagperinkop dan UKM memberikan penilaian kepada peserta.Angkatan II, terbaik I,  Petrina Erita Riza, terbaik II, Eko Riset dan terbaik III, Nengsih Maya Sari.

Sementara angkatan III, terbaik I, diraih Miftahul Fitria, terbaik II dan III,  Endang Setiawati dan Harmi Maidwi Putri.

Bupati Yuswir Arifin mengajak para pengrajin batik baru terus berinovasi dan melahirkan motif-motif baru.

"Jangan berhenti sampai disini,, tapi kembangkan keahlian yang dimiliki, dengan menciptakan motif dan disain baru sesuai selera pasar," kata Bupati Yuswir Arifin dihadapan Kepala Pusdiklat Kementrian Perindustrian RI,Jonni Afrizon, Kepala BDI Padang, Surya Agusma, Ketua Dekranasda Kabupaten Sijunjung, Endra Yuswir Arifin, dan OPD terkait.(zet)