Atasi Amputasi, Datangi Kampung Wound Care Center

News | 14 Juli 2019
Kampuang Wound Care Center

SOLOK – Kampuang Wound Care Center. Mungkin belum banyak yang tahu, klinik yang satu ini ternyata memberikan harapan besar bagi pasien yang menderita berbagai luka untuk selamat dari amputasi.

Sudah lebih dari seribu pasien terselamatkan dari diamputasi bagian tubuhnya, setelah menjalani pengobatan di klinik yang berdiri di ruas Bandar Panduang Jalan Raya Solok – Bukittinggi kilometer 3 Kota Solok itu.

Klinik Kampuang Wound Care Center mengusung semangat Cegah Sejak Dini Srp Amputasi. Di klinik yang dikembangkan Rita Suryani Tanjung itu, amputasi bisa dicegah dengan penanganan dan perawatan yang tepat.

“Asalkan perawatannya tepat, nutrisi baik, Insha Allah kita akan bisa mengatasi amputasi dan pasien pun terselamatkan,” ungkap jebolan sarjana keperawatan Fort de Kock 2014 itu kepada kabarita.co, Minggu (14/7/2019).

Wanita kelahiran 27 Desember 1978 itu mengungkapkan, dirinya memutuskan membuka rumah keperawatan luka dengan brand Kampuang Wound Care Center, setelah mendalami spesialis perawatan luka tahun 2015.

Ilmu keperawatan yang didalami ibu tiga anak, istri Iswendra Datuak Rajo Api itu terkait Perawatan Luka Stoma dan Incontinentia. Dengan ilmu yang dimiliki, Rita Suryani memutuskan membuka rumah perawatan yang melakukan perawatan terhadap Stoma, luka, inkontinensia. 

Melalui promosi dari mulut ke mulut, banyak yang sudah siap amputasi datang untuk melakukan perawatan. Empat tahun memberikan pelayanan perawatan luka, lebih dari seribu pasien lepas dari ancaman amputasi.

Berdirinya Kampuang Wound Care Center, menurut Rita Suryani, bukan semata tentang bisnis, namun lebih kepada pengabdian terhadap masyarakat, yang membutuhkan perawatan luka tanpa amputasi.

Rita Suryani sendiri sebelumnya sempat berwirausaha mengembangkan pembuatan sepray, sempat bekerja di Yarsi Padang Panjang, RS. Ibu Anak Bandung, RS Hermina Jakarta dan RST Solok, dan kini memilih mengembangkan klinik perawatan luka.

Di kliniknya, Rita Suryani bersama lima perawatnya, menangani pasien luka akibat diabetes, kanker, burgare desease, luka bakar, hingga luka gigitan binatang. Rata-rata dalam sehari 7 hingga 10 pasien datang melakukan perawatan.

Tidak hanya datang ke klinik, Kampung Wound Care Center juga melakukan perawatan dengan mendatangi rumah pasien, yang biasa disebut home care. “Perawatan lebih banyak mensyaratkan nutrisi baik dan perawatan, sisanya Insya Allah akan bisa,” ungkap Rita Suryani.

Saat ini, Kampuang Wound Care Center Solok merupakan satu-satunya klinik perawatan luka yang ada di Sumatera Barat. Rita Suryani sendiri juga tercatat sebagai satu dari 7 orang Indonesia penggiat luka yang aktif.

Dalam mengembangkan pelayanannya terhadap penyelamatan pesien dari amputasi, Kampuang Wound Care Center melakukan pelatihan secara berkala, setiap enam bulan sekali.

Saat ini, setidaknya sudah 230 perawat dan dokter yang menyelesaikan pelatihan perawatan luka, yang digelarnya dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, Kampuang Wound Care Center juga menerima praktek mahasiswa sejak satu tahun terakhir.

Dengan pelatihan dan menerima praktek mahasiswa, Rita Suryani berharap, perawatan bagi pasien luka dapat menjangkau ke setiap daerah dan merata di Sumatera Barat.

Terkait masalah brand Kampuang sendiri, Rita mengaku ingin menduniakan Solok dan Sumatera Barat sebagai pusat perawatan luka, stoma dan inkontinensia. “Nama ini kontribusi kami menduniakan Solok dan Sumatera Barat,” katanya.

Rita sendiri memang tidak pernah puas dengan ilmu keperawatan yang dimilikinya. Hampir setiap bulan, Rita Suryani mengikuti berbagai pelatihan dan pertemuan yang membahas tentang berbagai perkembangan pengobatan luka, yang digelar di beberapa negara di dunia.

“Usaha ini untuk mengembalikan kualitas hidup manusia penderita penyakit. Sebab yang utama itu bukan obat tapi edukasi kepada pasien, apa yang harus dilakukan di rumah, sehingga pasien mandiri,” tambahnya.

Terkait konsultasi jadwal buka klinik Kampuang Wound Care Center, pasien luka bisa menghubungi kontak person di 085274086448, 082284805465, atau berkunjung langsung ke klinik di kawasan Bandar Banduang ruas Solok - Bukittinggi kilometer 3 Kota Solok.(del)