Anugerah KI, KPU Sawahlunto Juara I Kategori Komisi Pemlihan Umum

News | 06 Desember 2019
Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

PADANG – Satu tahun ternyata waktu yang cukup bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto untuk memperbaiki diri. Setidaknya dalam hal keterbukaan informasi publik.

Jika di 2018 lalu berada di posisi ketiga, kini dengan semangat dan kerja keras, yang dilakukan dalam satu tahun terakhir, KPU Sawahlunto bisa menerobos ke posisi paling depan.

Dari 19 KPU di Sumatera Barat, KPU Sawahlunto meraih juara 1 pada Penganugerahan Pemeringkatan Badan Publik se-Sumatera Barat Tahun 2019, kategori Komisi Pemilihan Umum, yang digelar Komisi Informasi Provinsi Sumbar, di Kyriad Bumiminang Hotel, Jumat (6/1/019).

Penghargaan yang diserahkan Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumbar Adrian Tuswandi itu, akhirnya diboyong ke kota yang kini telah didaulat menjadi kota warisan dunia UNESCO tersebut.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan yang terbaik. Penghargaan ini, bukan akhir dari segalanya, KPU Sawahlunto akan terus melayani dan memberikan informasi bagi semua masyarakat yang membutuhkan,” ujar Desy Fardila, Komisioner KPU Sawahlunto, di Kryad Bumiminang, Padang.

Bagi KPU Sawahlunto, ujar Desy Fardila, penghargaan ini sangat luar biasa. Sebab, tahun lalu, KPU Sawahlunto berada di posisi ketiga, sementara tahun 2017 malah berada di posisi juru kunci.

Menurut Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sawahlunto itu, penilaian tersebut, berkemungkinan didorong keberadaan rumah pintar pemilu (RPP) KPU Sawahlunto.

Keberhasilan KPU Sawahlunto tampil sebagai yang terdepan dalam anugerah keterbukaan informasi publik tersebut, membuat bahagia seluruh komisioner KPU Sawahlunto, Fadhlan Armey, Jasmadi, Ahkaswita, Rika Arnelia dan Desy Fardila, berikut sekretariat KPU Sawahlunto.

Ketua KI Sumbar, Adrian Tuswandi mengatakan anugerah keterbukaan informasi publik 2019, untuk tahun kelima yang diselenggaran KI Sumbar. Harapannya, anugerah mampu mendorong keterbukaan informasi publik kepada masyarakat.(jri)