X

2 Organisasi Perempuan Dikukuhkan

Politik | 08 November 2018
KPPI dan GOW Sawahlunto Dikukuhkan

LAPSEG – Dua organisasi perempuan Sawahlunto dikukuhkan, Pengurus Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW), diminta aktif membangkitkan potensi kaum ‘hawa’, dari ekonomi hingga politik.

Neldaswenti Zohirin, wanita yang kini juga mengemban amanah sebagai wakil rakyat itu, dikukuhkan untuk memimpin KPPI dan GOW Kota Sawahlunto, untuk masa jabatan hingga 2023 mendatang.

Ibu empat anak itu, mengaku akan berupaya membangkitkan seluruh potensi yang dimiliki perempuan, dalam membangunan daerah ke depan.

Wanita yang juga pendiri Yayasan Rumah TIA, yang menjadi tempat pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus itu, melihat begitu banyak potensi yang dimiliki perempuan Sawahlunto yang dapat dikembangkan.

“Dimulainya kerja sama Pemerintah Sawahlunto dengan pengusaha di Kota Batam, membuka peluang bagi perempuan Sawahlunto, di bidang konveksi,” ujar Neldaswenti.

Menurut anggota DPRD Sawahlunto yang tergabung dalam partai berlambang ka’bah itu, sudah ada pengusaha konveksi, yang menyatakan kesiapan untuk menampung hasil konveksi dari Sawahlunto.

"Melalui organisasi wanita ini kita akan mendorong pemberdayaan kaum ibu rumah tangga untuk berkarya di bidang konveksi sehingga bisa menambah pendapatan keluarga dari rumah sendiri,” ujar Neldaswenti.

Pada sisi lain, menurut Neldaswenti, khususnya di bidang politik, dirinya juga sangat optimis, keterlibatan perempuan di panggung politik akan meningkat. Jika saat ini, baru sekitar 25 persen, ke depan menjadi 50 persen.

Walikota Sawahlunto, Deri Asta, usai pengukuhan berharap, kedua organisasi perempuan itu dapat mendorong anggotanya dalam penguasaanteknologi. “Yang pasti, secara profesional, kunci keberhasilan suatu daerah tak lepas dari dukungan kaum perempuan,” tegas Deri Asta.

Sementara itu, Yossi Deri Asta, Penasehat GOW Sawahlunto, berharap dengan kepengurusan yang baru, GOW sebagai mitra kerja pemerintah, dapat memberi dampak positif bagi pembangunan kota ke depan.(ril)