Selasa, 12 Desember 2017Harga Karet Di Level Rp10 Ribu Per Kilogram - Kabarita.co | Situs Berita Terpercaya SawahluntoKabarita.co | Situs Berita Terpercaya Sawahlunto
Getah Karet

Harga Karet Di Level Rp10 Ribu Per Kilogram

SILUNGKANG – Harga penjualan melalui Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Sawahlunto mencapai Rp10 ribu per kilogram, sementara di tingkat pengepul masih berada masih di kisaran Rp7 ribu.

Itu pun, untuk level pengepul, total timbangan karet petani masih harus dipotong dengan berat air sebesar sepuluh persen. Padahal, kualitas karet petani sudah terbilang baik.

“Yang sangat penting petani karet harus menjaga kualitas karet yang disadapnya, tanpa harus dicampur dengan sampah atau pemberat lainnya,” ujar Hasanurais Ketua Apkarindo Sawahlunto, Kamis (30/11).

Saat ini Apakrindo Sawahlunto telah menyalurkan setidaknya 2 ton karet petani per pekannya. Memang belum seluruh petani karet bergabung menjual karetnya ke asosiasi.

Hal itu dimungkinkan karena kebutuhan dan ketergantungan petani dengan pengepul, yang telah terlebih dahulu memberikan pinjaman untuk petani karet.

Hasanurais sendiri mengakui, setiap saat selalu saja penambahan petani yang bergabung dengan asosiasi yang dipimpinnya, dalam menyalurkan langsung penjualan produk karet ke pabrik.

Muslim, pria 70 tahun, petani karet Kecamatan Barangin yang baru saja bergabung menjual produksi karetnya ke Apkarindo mengaku sangat senang dengan harga yang ditawarkan asosiasi.

“Harga asosiasi memang terbilang tinggi, selisihnya bisa mencapai Rp2 ribu hingga Rp3 ribu per kilogramnya, yang jika dikalikan dengan jumlah produksi, tentu sangat besar nilainya,” ujar Muslim.

Bagi Muslim, selisih harga tersebut terbilang sangat berarti dalam memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Jika dikalikan dengan 100 kilogram saja, maka ujar Muslim akan ada Rp200 ribu hingga Rp300 ribu, yang cukup untuk kebutuhan dapur hingga dua pekan.(den)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *