Selasa, 12 Desember 2017Apkarindo Sawahlunto Dilirik Petani Karet Tetangga - Kabarita.co | Situs Berita Terpercaya SawahluntoKabarita.co | Situs Berita Terpercaya Sawahlunto
Petani Karet

Apkarindo Sawahlunto Dilirik Petani Karet Tetangga

SILUNGKANG – Tidak hanya menyalurkan produksi karet petani Sawahlunto, Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) ‘Kota Arang’ juga mulai dilirik petani karet dari beberapa kabupaten di Sumatera Barat.

Setidaknya beberapa petani karet dari Payakumbuh, Kabupaten Solok dan Sijunjung mulai bergabung dengan Apkarindo Sawahlunto, dalam menyalurkan penjualan karet yang mereka hasilkan.

Hal itu tidak terlepas dari kepastian harga yang diterapkan asosiasi yang jauh lebih tinggi dari pedagang pengepul.

Dalam satu bulan terakhir, rata-rata 500 kilogram karet dari Payakumbuh, satu ton dari Kabupaten Solok dan hampir dua ton dari Sijunjung, dijual langsung di pabrik pengolah karet di Kota Padang melalui Apkarindo Sawahlunto.

“Asosiasi tidak membedakan, baik karet dari luar maupun dalam kota sendiri, yang terpenting petani bisa menjaga kualitas karet yang mereka hasilkan,” ungkap Ketua Apkarindo Sawahlunto, Hasanurais.

Harga yang ditawarkan Apkarindo terhadap petani karet, sesuai dengan harga pabrik. Hanya saja petani dikenai biaya transportasi sebesar Rp1.000 per kilogram. Untuk harga saat ini, di level pabrik mencapai Rp10 ribu per kilogram.

Sedangkan di level pedagang pengepul harga per kilogram hanya di kisaran Rp7 ribu, yang kemudian juga dikurangi dengan istilah potong air sebesar 10 persen dari harga.(del)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *